Penomoran Naskah Dinas

Dalam rangka tertib administrasi persuratan, Bagian Umum Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan “Sosialisasi Pedoman Penomoran Naskah Dinas Di Lingkungan UNNES”.

 

Acara dilaksanakan pada Rabu (15/5) di Rektorat ruang 404. Acara dibuka oleh Kepala BUHK (Biro Umum, Hukum, dan Kepegawaian) UNNES, Dr. Sutikno, M.Si dengan peserta dalam yaitu Kabag, Kasubbab, dan operator SIRADI di lingkungan UNNES.

.

Dr. Sutikno, M.Si mengatakan bahwa UNNES selalu meningkatkan layanan dan administrasi. Dalam hal ini adalah administrasi penomoran naskah dinas. Penomoran harus diatur, agar mempermudah dalam mengelola.

 

Pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Agung Kuswantoro, S.Pd, M.Pd. Hal yang membedakan penomoran ini dengan penomoran sebelumnya yaitu ada kode klasifikasi dan keamanannya. Konsep kearsipan ‘masuk’ dalam penciptaan sebuah dokumen, sehingga, dalam pengelolaannya diharapkan lebih efektif dan efisien, ujar Agung Kuswantoro, S.Pd, M.Pd.

 

Agung Kuswantoro, S.Pd, M.Pd, juga mengatakan dasar hukum dari penomoran ini adalah Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) nomor 23 tahun 2018 tentang Klasifikasi Arsip, Retensi Arsip, Sistem Klasifikasi Kemanan dan Hak Akses Arsip Dinamis di Lingkungan Kemenristekdikti dan Surat Edaran Meteri Ristekdiskti Nomor 5705/A.A3/SE/2018 tentang penomoran naskah dinas di lingkungan Kemenristekdikti.

 

Pembicara lainnya Mas’ul Fauzi, dari UPT TIK menyampaikan materi tentang cara teknis mengoperasikan penomoran tersebut dalam SIRADI.

 

Semoga Peraturan Rektor nomor 12 tahun 2019 tentang pedoman penomoran naskah dinas di lingkungan UNNES dapat diterapkan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja dibidang administrasi persuratan dan kearsipan.

 

Semarang, 19 Mei 2019

Leave a Reply


Skip to toolbar