Pendataan Arsip KeuanganTahun 2008 dan 2009

Pendataan Arsip Keuangan Tahun 2008 dan 2009

Oleh Agung Kuswantoro

Ada beberapa hal yang perlu dibahas dalam penyusutan arsip keuangan.Khususnya, tahun 2008 dan 2009.

Dari tim yang telah dibentuk oleh keuangan, ternyata dari beberapa arsip yang akan dipindah/akuisisi dan disusutkan. Yaitu arsip keuanga hanya tahun 2008 dan 2009 yang tidak ada catatannya.

Buku besar/catatan yang pernah dibuat, juga tidak ditemukan. Sedangkan, untuk tahun 2010 ke atas, sudah ada catatannya yang tersistem, melalui Sikeu.

Fokus kita UPT Kearsipan saat ini adalah pendampingan pencatatan arsip keuangan tahun 2008 dan 2009. Mengingat, keadaannya “darurat”, maka dalam pencatatannya pun ditulis per berkas. Bukan per lembar. Tujuannya, agar efisiensi dalam pelaksanaan pendataannya.

Alur dalam kegiatan ini adalah tim UPT dan keuangan menyiapkan tim untuk mencatat arsip tahun 2008 dan 2009. Arsip perlu “dikawal” mulai dari gedung rektoran hingga  ke UPT Kearsipan untuk dicatat. Pencatatan ada di ruang depo arsip. Karena, di depo tempat kerjanya lebih representatif. Sedangkan tim untuk yang membawa arsip berasal dari rumah tangga Rektorat.

Form pencatatan lebih sederhana. Yang terpenting, ada semua arsip tercatat. Semoga penyusutan bagian keuangan ini berjalan lancar. Amin.

 Semarang, 17 Desember 2018

Leave a Reply


Skip to toolbar